Rabu, 26 Desember 2012

ORGANISASI DAN MANAJEMEN



I. BETUK ORGANISASI
A.Bentuk organisasi koperasi menurut Hanel
1)    Tanpa memperhatikan bentuk hukumB.
2)    Bentuk organisasi koperasi menurut Ropke
3)       Koperasi merupakan bentuk organisasi bisnis yang para anggotanya adalah jugapelanggar utama dari perusahaan tersebut
C.Bentuk organisasi di Indonesia
 Merupakan suatu susunan tanggung jawab para anggotanya yang melalui hubungandan kerjasama dalam organisasi perusahaan tersebut.
II. HIRARKI TANGGUNG JAWAB
A.PENGURUS
Mengelola koperasi dan usahanya, Mengajukan rancangan Rencana kerja, budgetdan belanja koperasi, Menyelenggaran Rapat Anggota, Mengajukan laporankeuangan & pertanggung jawaban, Maintenance daftar anggota dan pengurus,Wewenang, Mewakili koperasi di dalam & luar pengadilan, Meningkatkan perankoperasi.B.
B.PENGELOLA
            Pengelola adalah Karyawan / Pegawai yang diberikan kuasa & wewenang olehpengurus untuk mengembangkan usaha dengan efisien & professional.C.
D. PENGAWAS
            Pengawas adalah Perangkat organisasi yang dipilih dari anggota dan diberi mandatuntuk melakukan pengawasan terhadap jalannya organisasi & usaha koperasi.
III. POLA MANAJEMEN
Menggunakan gaya manajemen yang partisipatif, terdapat pola job description padasetiap unsur dalam koperasi. Setiap unsur memiliki ruang lingkup keputusan yang berbeda,seluruh unsur memiliki ruang lingkup keputusan yang sama
 

PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI


I
I. PENGERTIAN KOPERASI
Koperasi merupakan singkatan dari kata Co dan Operation. Koperasi adalah suatukumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Berikut di bawahini adalah landasan koperasi Indonesia yang melandasi aktivitas koperasi di Indonesia.
 Adatiga landasan yaitu, Landasan Idiil (Pancasila)
1.    ,Landasan Mental (Setia Kawan danKesadaran Diri Sendiri)
2.    ,Landasan Struktural dan Gerak (UUD 1945 pasal 33 ayat 1).
A.Menurut ILO (International Labour Organization)
Koperasi adalah perkumpulan orang-orangPenggabungan berdasar kesukarelaanTerdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapaiKoperasi yang dibentuk,diwasi dan dikendalikan secara demokratisErdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkanAnggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang
B.Menurut Chaniago 
Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badanhukum yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota denganbekerja sama secara kekeluargaan.C. 
Menurut P.J.V. Dooren      
            There is no single definition (for coopertive) which is generally accepted, but thecommon principle is that cooperative union is an association of member, eitherpersonal or corporate, which have voluntarily come together in pursuit of a commoneconomic objective
C.Menurut Hatta (Bapak Koperasi Indonesia)
1.    Tidak boleh dijual dan dikedaikan barang-barang palsu
2.    Harga barang harus sesuai dengan harga pasar setempat
3.    Ukuran harus benar dan terjamin
4.    Jual beli dengan tunai.

D.Menurut Munkner
Munkner mendefinisikan koerasi sebagai organisasi tolong-menolong yang menjalankan “urusniaga” secara kumpulan,yang berasaskan tolong menolong.
E.Menurut UU no.25 thn 1992
Koperasi adalah organisasi orang-orang atau badan hukumBukan untuk menyatukan uang Memberi pelayanan ekonomi kepada anggotanya dn masyarakat lingkunganaPerusahaan yang didukung oleh anggota dalam menghimpun kekuatan-kekuatanKoperasi berwajah ganda
II. TUJUAN KOPERASI
Tujuan utama Koperasi Indonesia adalah mengembangkan kesejahteraan anggota,pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya.
III. PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
A.Prinsip menurut Munkner
1.    Keanggotaan bersifat sukarela2.
2.    Keanggotaan terbuka3.
3.    Pengembangan anggota4.
4.    Identitas sebagai pemilik dan pelanggan5.
5.    Manajemen dan pengawasan dilaksanakan secara demokratis6.
6.    Koperasi sebagai kumpulan orang-orang7.
7.    Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi8.
8.    Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi9.
9.    Perkumpuilan dengan sukarela10.
10.  Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan11.
11.  pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi12.
12.  Pendidikan anggota
B.Prinsip menurut Rochdale
1.    Pengawasan secara demokratis2.
2.    Keanggotaan yang terbuka3.
3.    bunga atas modal dibatasi4.
4.    Pembagian SHU5.
5.    Penjualan sepenuhnya dengan tunai6.
6.    Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak dipalsukan7.
7.    Menyelenggarakan pendidikan kepada angota dengan prinsip-prinsip koperasi8.
8.    Netral terhadap politik dan agama
C.Prinsip menurut Raiffesien
1.    Swadaya2.
2.    Daerah kerja terbatas3.
3.    SHU untuk cadangan4.
4.    Tanggung jawab anggota tidak terbatas5.
5.    Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan6.
6.    Usaha hanya pada anggota7.
7.    Keanggotaan berdasarkan watak,bukan uang
D.Prinsip menurut Schulze
1.    Swadaya2.
2.    Daerah kerja tiak terbatas3.
3.    SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota4.
4.    Tanggung jawab anggta terbatas5.
5.    pengurus bekerja dengan mendapat imbalan6.
6.    Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota
E.Prinsip menurut ICA
1.    Keanggotaan koperasi secara terbukA2.
2.    Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara3.
3.    Modal menerima bunga yang terbatas,itupun bila ada4.
4.    SHU dibagi tiga5.
5.    Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus6.
6.    Gerakan koperasi harus melaksanakan kerja sama yang erat,baik di tingkatregional,nasional,maupun internasional
F. Prinsip– prinsip koperasi Indonesia
A. Menurut UU No.12 tahun 1967
1.    UU No.79 Tahun 1958 tentang perkumpulan koperasi2.
2.    UU No.14 Tahun 19653.
3.    UU No.12 Tahun 1967 tentang pokok-pokok perkoperasian4.
4.    UU No.25 Tahun 1992 tentang perkoperasianB.

KONSEP, ALIRAN, DAN SEJARAH KOPERASI




I. KONSEP KOPERASI
A.Konsep Koperasi Barat
B.Konsep Koperasi Sosialis
C.Konsep Koperasi Negara Berkembang
II. LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI
A.    Perbedaan ideology suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan systemperekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutpun akan berbeda dansebaliknya,
B.    Aliran KoperasiAliran Yardstick ,Aliran Sosialis,Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
 III. SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI
A.Sejarah Lahirnya Koperasi
Koperasi modern yang berkembang dewasa ini lahir pertama kali di Inggris, yaitu diKota Rochdale pada tahun 1844. Koperasi timbul pada masa perkembangan kapitalismesebagai akibat revolusi industri. Pada awalnya, Koperasi Rochdale berdiri dengan usahapenyediaan barang-barang konsumsi untuk keperluan sehari-hari. Akan tetapi seiringdengan terjadinya pemupukan modal koperasi, koperasi mulai merintis untuk memproduksisendiri barang yang akan dijual.
B.Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Kemajuan ilmu Pengetahuan dan teknologi pada pertengahan abad ke-18 telahmengubah wajah dunia. Berbagai penemuan di bidang teknologi  (revolusi industri)melahirkan tata dunia ekonomi baru. Tatanan dunia ekonomi menjajdi terpusat padakeuntungan perseorangan, yaitu kaum pemilik modal ( kapitalisme )
1.    Menurut UU No.25 Tahun 1992
1)    Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka2.
2)    Pengelolaan dilakukan secara demokratis3.
3)    Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding4.
4)    Pemberian balas jasa terhadap modal terbatas5.
5)    Kemandirian6.
6)    Pendidikan perkoperasian7.
7)    Kerjasama antar koperasi